Saint Joseph Montessori Center dan Sunshine Teachers’ Training Resmi Jalin Kerja Sama, Luncurkan Program Diploma Montessori Berjenjang Pertama di Jawa Timur
Yayasan Kolese Santo Yusup yang menaungi Saint Joseph Montessori Center (SJMC) dan Sunshine Teachers’ Training (STT) secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) pada 22 April 2026 di Malang, Jawa Timur. Penandatanganan ini menjadi langkah awal kolaborasi strategis kedua institusi dalam menghadirkan program pelatihan guru Montessori berjenjang pertama di Jawa Timur, yaitu Diploma Montessori Anak Usia Dini (3-6 Tahun) – Hybrid, yang dirancang khusus bagi para pendidik anak usia dini usia 3 hingga 6 tahun.
Acara berlangsung dalam format kunjungan resmi yang dihadiri oleh tim manajemen SJMC, perwakilan dari Sunshine Teachers’ Training, serta sejumlah pihak yang terlibat dalam pengembangan pendidikan Montessori di Indonesia. Rangkaian kegiatan meliputi penandatanganan kerja sama, peresmian program, dan diskusi mengenai arah pengembangan pendidikan Montessori ke depan.
Keselarasan visi menjadi alasan utama STT menggandeng SJMC sebagai mitra. Sony Vasandani, Founder & CEO Sunshine Teachers’ Training, menyampaikan bahwa pihaknya memilih SJMC karena komitmen sekolah tersebut dalam membangun lingkungan Montessori yang konsisten dan dapat diamati secara langsung.
“STT memilih SJMC karena adanya keselarasan visi dalam menghadirkan praktik Montessori yang autentik bukan hanya secara teori, tetapi benar-benar terlihat dalam lingkungan sekolah sehari-hari,” ungkap Sony Vasandani selaku Founder & CEO, Sunshine Teachers’ Training.
Program yang diluncurkan berdurasi 14 bulan dan menggunakan format hybrid dengan tiga komponen utama, yaitu pembelajaran daring melalui platform STT untuk membangun pemahaman teori, sesi tatap muka bulanan di SJMC setiap Jumat dan Sabtu berdurasi 1,5 hari per sesi yang berfokus pada diskusi, demonstrasi, dan praktik, serta observasi langsung di kelas Montessori SJMC yang sedang berjalan. Kombinasi ketiga komponen ini dirancang agar peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga melihat langsung bagaimana prinsip Montessori diterapkan dalam praktik nyata.
Dalam peran sebagai ‘lab school’, SJMC membuka lingkungan kelasnya bagi peserta untuk diamati secara langsung, mulai dari cara guru berinteraksi dengan anak, penggunaan materi Montessori, hingga alur kegiatan kelas sehari-hari. Bagi pendidik, ini menjadi referensi nyata dalam menerjemahkan teori ke praktik. Bagi orang tua, ini memberi gambaran konkret tentang seperti apa lingkungan Montessori yang sesungguhnya.
Program ini terbuka untuk berbagai kalangan guru aktif, calon pendidik, orang tua, hingga pengelola sekolah yang ingin memperkuat program Montessori di lembaganya. Setiap kohort menampung 15 hingga 25 peserta, jumlah yang sengaja ditetapkan dalam kuota terbatas untuk menjaga kualitas pembelajaran dan memastikan setiap peserta mendapat perhatian yang memadai selama sesi tatap muka. Peserta yang menyelesaikan seluruh program akan menerima sertifikat resmi dari Sunshine Teachers’ Training, yang bertanggung jawab penuh atas aspek akademik termasuk pengawasan kurikulum.
Kolaborasi ini juga dirancang sebagai model yang dapat dikembangkan ke skala yang lebih luas. Ke depannya, STT membuka peluang untuk memperluas program ini ke kota-kota lain di Indonesia, dengan tetap menjadikan standar kualitas dan keautentikan praktik Montessori sebagai prioritas utama. Sementara itu, SJMC diharapkan dapat menjadi rujukan bagi para pendidik dan orang tua yang ingin memahami lebih dalam penerapan metode Montessori dalam lingkungan belajar yang nyata dan terstruktur.
Informasi pendaftaran dan biaya program dapat diperoleh langsung melalui saluran resmi Sunshine Teachers’ Training atau dengan berkunjung ke Saint Joseph Montessori Center di Malang.









