Yayasan Cakra Inti Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas SDM yang unggul bagi prajurit TNI Angkatan Darat melalui fasilitasi penerimaan mahasiswa baru program pendidikan tinggi bagi siswa Pendidikan Pertama Bintara Kesehatan dan Pendidikan Kejuruan Bintara Kesehatan TNI AD Gelombang II T.A 2025.
Program ini merupakan upaya strategis yayasan dalam memperluas akses layanan pendidikan tinggi di bidang kesehatan yang terintegrasi dengan pengembangan kapasitas, kompetensi, dan jenjang karier aparatur negara, khususnya prajurit TNI AD yang bertugas di bidang kesehatan.
Tentang Pusat Pendidikan Infanteri (Pusdikif)
Pusat Pendidikan Infanteri merupakan satuan pendidikan di lingkungan TNI Angkatan Darat yang bertugas menyelenggarakan pendidikan dan pembentukan prajurit, termasuk pendidikan dasar dan pengembangan keahlian prajurit sesuai kebutuhan organisasi TNI AD. Pusdikif berperan strategis dalam mencetak prajurit profesional, disiplin, dan memiliki kompetensi sesuai bidang tugas, termasuk dalam mendukung fungsi kesehatan militer.
Pendidikan Pertama Bintara Kesehatan TNI AD
Pendidikan Pertama Bintara Kesehatan TNI AD merupakan pendidikan dasar pembentukan prajurit TNI AD yang dipersiapkan untuk menjalankan tugas sebagai Bintara Kesehatan. Pendidikan ini bertujuan membentuk prajurit yang memiliki disiplin militer, sikap profesional, serta kemampuan dasar di bidang pelayanan kesehatan militer, baik dalam tugas operasional maupun dukungan kesehatan di satuan.
Pendidikan Kejuruan Bintara Kesehatan TNI AD
Sementara itu, Pendidikan Kejuruan Bintara Kesehatan TNI AD merupakan pendidikan lanjutan yang difokuskan pada peningkatan keahlian teknis dan kompetensi profesional di bidang kesehatan. Pendidikan ini dirancang untuk memperkuat kemampuan prajurit dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal, sesuai standar medis dan kebutuhan tugas TNI AD di lapangan.
Program Studi di Bidang Kesehatan
Dalam program fasilitasi pendidikan tinggi ini, Yayasan Cakra Inti Indonesia mengarahkan peserta pada program studi di bidang kesehatan, antara lain keperawatan, administrasi rumah sakit, farmasi dan bidang kesehatan terapan lainnya yang relevan dengan tugas dan fungsi Bintara Kesehatan TNI AD.
Program ini bertujuan untuk Meningkatkan kompetensi akademik dan profesional prajurit Bintara Kesehatan TNI AD, Mendukung pengembangan karier dan peningkatan kualifikasi pendidikan prajurit, Menyelaraskan pendidikan militer dengan pendidikan akademik di bidang kesehatan dan Mencetak prajurit kesehatan yang profesional, berintegritas, dan adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan.
Manfaat Program yang diharapkan dari program ini antara lain: Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di lingkungan TNI AD, Terbentuknya prajurit kesehatan yang memiliki keunggulan kompetensi militer dan akademik, Mendukung kesiapan operasional satuan melalui dukungan kesehatan yang profesional, Memberikan nilai tambah bagi prajurit dalam pengembangan karier jangka panjang.
Ketua Yayasan Cakra Inti Indonesia, Mubarok, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk kontribusi nyata yayasan dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia TNI AD di bidang kesehatan. “Yayasan Cakra Inti Indonesia berkomitmen untuk memfasilitasi akses pendidikan tinggi yang berkualitas bagi para siswa Pendidikan Bintara Kesehatan TNI AD. Kami meyakini bahwa prajurit kesehatan yang memiliki kompetensi akademik dan profesional akan menjadi aset strategis dalam mendukung tugas TNI AD serta pelayanan kesehatan bagi prajurit dan masyarakat,” ujar Dr. Mubarok.
Melalui program ini, Yayasan Cakra Inti Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis TNI Angkatan Darat dalam pengembangan pendidikan, peningkatan kompetensi prajurit, serta penguatan sistem kesehatan militer nasional.
Sebagai lembaga yang berkomitmen pada pembangunan sumber daya manusia unggul, Yayasan Cakra Inti Indonesia secara konsisten mendukung program peningkatan kualitas pendidikan nasional. Melalui berbagai skema kerja sama strategis, yayasan memberikan akses dan kesempatan pendidikan tinggi bagi putraputri terbaik bangsa untuk menempuh pendidikan di sejumlah perguruan tinggi terkemuka di Indonesia.
Hingga saat ini, tercatat sebanyak 7.907 mahasiswa telah difasilitasi dan didampingi oleh Yayasan Cakra Inti Indonesia dalam menjalani proses pendidikan tinggi. Upaya ini merupakan kontribusi nyata yayasan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menanamkan nilai kepedulian sosial, integritas, dan profesionalisme.
Mahasiswa binaan Yayasan Cakra Inti Indonesia berasal dari berbagai institusi strategis nasional, antara lain berasal dari instansi Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kementerian-kementerian, Pemerintah Daerah dan berbagai lembaga instansi lainnya.
Beliau menambahkan bahwa Yayasan telah mengimplementasikan program dan sistem pelayanan pendidikan berbasis kampus digital guna mempermudah layanan akademik dan administrasi mahasiswa secara cepat, transparan, dan efisien melalui perangkat digital dan smartphone, tanpa mengganggu tugas dan kewajiban kedinasan peserta pendidikan.
Melalui berbagai inisiatif dan kolaborasi nasional tersebut, Yayasan Cakra Inti Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis dalam pembangunan pendidikan nasional serta mencetak generasi unggul yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pertahanan, pembangunan, dan kemajuan bangsa Indonesia.






