PT Bank CCB Indonesia Tbk dan Alumni FEUI 1985 Dorong Gerakan Lingkungan di Muara Gembong

Surat Kabar – Komitmen nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan kembali dibuktikan oleh CCB Indonesia sebagai donatur utama bersama Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI) 1985 sebagai donatur pendamping. Melalui dukungan terhadap kegiatan penanaman 5.000 bibit mangrove di Muara Beting, Pantai Bahagia, Muara Gembong, Bekasi, mereka mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga ekosistem pesisir dari ancaman abrasi.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 13 Agustus 2025 ini digelar denganmu menggandeng Yayasan Indonesia Hijau sebagai mitra pelaksana di lapangan. Yayasan ini memiliki wilayah binaan sosial di Muara Gembong, termasuk ratusan anak yang keluarganya terdampak langsung oleh abrasi pantai. Dukungan fasilitasi juga diberikan oleh Gabungan Tutorial & Collaborator (Gabut & Co.), yang membantu menjembatani kerja sama antara sponsor, mitra pelaksana, dan warga setempat.

Direktur Bank CCB Indonesia, Bapak Agresius R. Kadiaman, menegaskan bahwa langkah ini adalah bentuk komitmen BankKetua Indonesia Hijau dengan Direktur PT. CCB Indonesia tbk.

terhadap keberlanjutan lingkungan. “Kami ingin memberi kontribusi yang nyata bagi masyarakat dan pelestarian alam. Mangrove adalah investasi bagi masa depan” ujarnya. Dukungan Alumni FEUI 1985 menambah kekuatan kolaborasi ini, dengan kehadiran para alumni di lapangan yang menjadi teladan kepedulian.

Ketua Yayasan Indonesia Hijau, Arifin Adib, menjelaskan bahwa penanaman ini merupakan langkah penting dalam memulihkan ekosistem pesisir yang rusak. “Kami berterima kasih atas dukungan sponsor dan keterlibatan masyarakat. Bersama, kita bisa menjaga mangrove ini tumbuh dan memberi manfaat bagi semua,” katanya.

Alumni FEUI 1985 yang dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial turut memberikan kontribusi besar. Kehadiran para alumni di lokasi penanaman menjadi simbol bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat diwujudkan langsung di lapangan, bukan sekadar wacana.

Alumni FE UI bersama Sekdes Muara gembong Pantai Bahagia.

Alumni FE UI bersama Sekdes Muara gembong Pantai Bahagia

Sesudah menempuh perjalanan darat sekitar 2,5 jam dari Jakarta, rangkaian kegiatan dimulai pukul 09.00 di Balai Desa Pantai Bahagia, Muara Gembong, sebagai titik kumpul. Setelah penyambutan, doa pembuka, dan penyerahan piagam penghargaan kepada sponsor, peserta diberangkatkan menuju lokasi penanaman menggunakan empat unit kapal. Perjalanan menuju Muara Beting disertai penjelasan singkat dari tim Indonesia Hijau tentang pentingnya mangrove bagi ekosistem pesisir.

Setibanya di lokasi, peserta mengenakan atribut yang telah disiapkan dan mulai menanam bibit mangrove secara bergantian. Lumpur yang licin dan sinar matahari yang terik tidak mengurangi antusiasme semua pihak yang terlibat, mulai dari perwakilan sponsor, alumni, relawan komunitas pecinta lingkungan, hingga warga setempat.

Usai penanaman, seluruh peserta kembali ke titik kumpul untuk bersih-bersih dan menikmati makan siang bersama. Suasana hangat tercipta ketika donatur, mitra dan warga saling berbagi cerita tentang pengalaman dan harapan bagi lingkungan mereka.

Founder Gabut & Co. Bersama Alumni FE UI

Monitoring terhadap bibit mangrove akan dilakukan oleh Yayasan Indonesia Hijau selama satu tahun ke depan, bersama partnership Gabut & Co. yang dipimpin Tina Septiani Siregar serta komunitas pecinta lingkungan, untuk memastikan tingkat keberhasilan yang optimal.

Kegiatan ini membuktikan bahwa kerja sama antara perusahaan, alumni, lembaga sosial, dan warga dapat melahirkan aksi nyata yang berdampak langsung pada lingkungan. Dari Muara Beting, semangat “Dari Kita untuk Alam” menjadi pesan bersama bahwa menjaga pesisir adalah tanggung jawab bersama semua pihak.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *