Jakarta & Surabaya – Ketika bisnis semakin terhubung dengan klien, mitra, investor, dan komunitas lintas negara, kemampuan berkomunikasi dalam berbagai bahasa bukan lagi sekadar persoalan menerjemahkan kata demi kata. Pesan harus tetap akurat secara makna, sesuai dengan konteks budaya, tepat bagi audiens, dan mampu menjaga kredibilitas pihak yang menyampaikannya.
Kebutuhan tersebut hadir dalam berbagai bentuk. Dokumen legal, medis dan administratif membutuhkan ketelitian terminologi dan konteks. Materi pemasaran perlu terasa natural bagi pasar yang dituju. Press release harus mempertahankan pesan sekaligus karakter sebuah brand atau organisasi. Sementara konferensi, seminar, business meeting, penelitian, publikasi, dan forum akademik membutuhkan komunikasi yang akurat serta sensitif terhadap konteks pembicaraan.
Di tengah kebutuhan tersebut, PRUF RITZ Communications Hub mengambil peran sebagai strategic multilingual communication partner. Berdiri resmi pada 2017, PRUF RITZ menyediakan berbagai solusi komunikasi, antara lain translation, termasuk certified dan sworn translation, interpreting, editing & proofreading, transcreation, subtitling, copywriting, serta layanan bahasa lainnya dalam lebih dari 30 bahasa.
“Kami sebagai pelaku bisnis di bidang komunikasi dan para pekerja bahasa secara umum perlu terus update dan peka akan cara-cara efektif dalam membantu klien menyampaikan gagasan dan pesan mereka, apa pun media dan tools-nya, entah melalui penulisan (copywriting), penerjemahan, penjurubahasaan, editing, dan lainnya,” ujar Alfawzia Nurrahmi, Founder & CEO PRUF RITZ Communications Hub. “Harus paham target pasarnya siapa dan tantangannya apa saja. Karena beda klien, beda demografi, beda tujuan, akan beda pula treatment-nya.”
Perkembangan kecerdasan buatan juga mengubah cara industri bahasa bekerja. PRUF RITZ memandang teknologi sebagai alat yang dapat mendukung kecepatan dan efisiensi, tetapi penilaian manusia tetap penting untuk memahami maksud, nuansa, istilah khusus, budaya, serta dampak sebuah pesan terhadap audiens. Bagi dunia bisnis, perpaduan teknologi dan kepekaan manusia membantu memastikan komunikasi bukan hanya cepat, tetapi juga tepat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Makna yang Tepat Menjaga Kepercayaan
Kebutuhan terhadap ketepatan tersebut tercermin dalam pengalaman para pengguna layanan PRUF RITZ. Khenny Novianta, CEO WeTravel, Backdoor & Gomachi Restaurants, mengatakan, “Layanan Pruf Ritz, apalagi sworn translation-nya, TOP! Saya adalah salah satu happy customer-nya.”
Idrus Halim, CEO Tropee Bebe, menilai PRUF RITZ tidak sekadar memindahkan kata dari satu bahasa ke bahasa lain. “Pruf Ritz bukan sekadar translate atau menulis kata demi kata, tetapi juga menyampaikan makna yang tersurat maupun tersirat. Itu sebabnya saya suka banget dengan layanannya.”
Pengalaman serupa disampaikan oleh Maitra Widiantini, Founder Resolve Asia, yang secara rutin bekerja sama dengan PRUF RITZ, khususnya untuk kebutuhan multilingual copywriting dalam penyusunan press release. Ia menggambarkan layanan tersebut sebagai, “Bagus, cepat dan profesional.”
Dari Ekosistem Bisnis hingga Dunia Pendidikan
Relevansi layanan komunikasi multibahasa juga terlihat saat PRUF RITZ hadir di AMPLIFEST 2026, yang mempertemukan lebih dari 300 pemilik dan pemimpin bisnis di Grand Mercure Kemayoran Jakarta pada 29 Juli 2026. Melalui booth interaktif, peserta dapat berdiskusi mengenai kebutuhan komunikasi lintas bahasa, mencoba English-Indonesian simultaneous interpreting secara langsung, mengikuti permainan spin wheel, serta membangun jejaring dengan sesama pelaku usaha.
Kamlesh Chellani, Co-Founder SmartKonek, yang menyaksikan proses interpreting tersebut, mengatakan, “The live translation was accurate, important for international conferences and meetings, especially for AMPLIFEST foreign guests like me who don’t fully speak bahasa Indonesia.”
Setelah AMPLIFEST, PRUF RITZ melanjutkan keterlibatannya dalam ekosistem bisnis dan pendidikan melalui partisipasi pada BMNC 2026. Kegiatan ini mempertemukan dunia bisnis dan pendidikan melalui Business Case Competition dan Business Creation Competition, hasil kolaborasi BMN Institute, Forum Manajemen Indonesia, Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga, Universitas Prasetiya Mulya, dan Purchasing Days.
Pendaftaran dan pengumpulan karya berlangsung pada 1 Juli-18 September 2026 sebelum peserta memasuki babak final. Puncak kegiatan dijadwalkan pada 20 Oktober 2026 di Kampus FEB Universitas Airlangga dan Hotel Platinum Tunjungan Surabaya, kemudian dilanjutkan dengan Business Talkshow dan Awarding Ceremony kategori S1 sebagai bagian dari rangkaian Seminar Nasional, Workshop, Call for Papers & Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).
Melalui kolaborasi dengan dunia bisnis, pendidikan, komunitas profesional, dan berbagai sektor lainnya, PRUF RITZ ingin membantu organisasi Indonesia menyampaikan gagasan dengan percaya diri di pasar global, sekaligus membantu dunia internasional memahami dan terhubung dengan Indonesia secara lebih tepat.







