JAKARTA — Penyedia layanan perdagangan daring internasional BAB Markets menegaskan komitmennya untuk membangun lingkungan perdagangan yang transparan, patuh, dan aman melalui tiga pilar utama: transparansi dalam penyaluran order, kepatuhan terhadap regulasi di berbagai yurisdiksi, serta perlindungan dana dan akun nasabah.
Bagi BAB Markets, perdagangan seharusnya memberikan kebebasan kepada trader untuk mengakses pasar global. Namun, kebebasan tersebut perlu didukung oleh pemahaman yang jelas mengenai lingkungan tempat transaksi berlangsung, termasuk bagaimana order diproses, bagaimana aktivitas perusahaan diawasi, dan bagaimana dana nasabah dilindungi.
Transparansi dalam Penyaluran Order
BAB Markets memproses order melalui sistem Straight-Through Processing (STP). Dengan sistem ini, order nasabah diteruskan untuk diproses tanpa platform bertindak sebagai pihak lawan dalam transaksi.
Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya BAB Markets untuk menghadirkan proses perdagangan yang lebih transparan dan memungkinkan trader memahami bagaimana order mereka disalurkan.
Kepatuhan melalui Perizinan di Tiga Yurisdiksi
Komitmen terhadap kepatuhan juga diwujudkan melalui keberadaan entitas BAB Markets yang berada di bawah pengawasan regulator di tiga yurisdiksi.
BAB MARKETS (PTY) LTD di Australia berada di bawah pengawasan Australian Securities and Investments Commission (ASIC) dengan nomor lisensi Australian Financial Services Licence (AFSL) 300776.
Entitas BAB Markets di Afrika Selatan berada di bawah pengawasan Financial Sector Conduct Authority (FSCA) dengan nomor lisensi FSP 54530.
Sementara itu, BAB Markets Ltd di Komoro berada di bawah pengawasan Mwali International Services Authority (MISA) dengan nomor lisensi Bfx2025149.
Ketiga informasi lisensi tersebut dapat diverifikasi secara publik melalui regulator terkait, sehingga trader memiliki akses untuk melakukan pengecekan secara mandiri.
Steven, General Manager of Australia BAB Markets, mengatakan bahwa transparansi merupakan bagian penting dalam membangun hubungan jangka panjang dengan trader.
“Trader tidak perlu sekadar memercayai kami. Mereka perlu memiliki akses untuk memverifikasi bagaimana kami beroperasi. Nomor lisensi dapat diperiksa, jalur penyaluran order dapat dipahami, dan informasi mengenai perlindungan dana dapat diketahui dengan jelas.”
Keamanan melalui Perlindungan Dana dan Akun Nasabah
Selain transparansi dan kepatuhan, BAB Markets menempatkan keamanan dana nasabah sebagai salah satu prioritas dalam operasionalnya.
Dana nasabah disimpan secara terpisah dari dana operasional perusahaan. Pemisahan tersebut ditujukan untuk memberikan lapisan perlindungan tambahan terhadap dana trader.
BAB Markets juga menyebutkan adanya perlindungan asuransi dengan nilai hingga US$2 juta bagi trader, sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun lingkungan perdagangan yang memperhatikan aspek keamanan.
Steven menambahkan, transparansi bukan hanya mengenai informasi yang diberikan kepada trader, tetapi juga mengenai kemampuan trader untuk melakukan verifikasi secara mandiri.
“Kepercayaan yang berkelanjutan dibangun dari informasi yang dapat diperiksa. Karena itu, kami ingin trader memiliki pemahaman yang jelas mengenai regulasi, proses order, dan perlindungan dana sebelum mereka mengambil keputusan dalam aktivitas perdagangannya.”
Melalui tiga pilar tersebut, BAB Markets terus mengembangkan standar operasional yang menempatkan transparansi, kepatuhan, dan keamanan sebagai bagian integral dari pengalaman perdagangan di pasar global.
